Ketika Buku Datang Menjemput: Semangat Literasi Menyala di SMP Negeri 1 Sangatta Utara

  • Oct 24, 2025
  • Taufik Hidayatullah
  • Kegiatan Sekolah

 

Sangatta Utara, 24 Oktober 2025
Tak semua ilmu harus dicari jauh-jauh. Kadang, ilmu itu datang sendiri… lewat sebuah mobil sederhana yang membawa dunia di dalamnya.

Pagi itu, halaman SMP Negeri 1 Sangatta Utara berubah jadi taman ilmu.
Satu per satu siswa mendekat dengan mata berbinar — bukan untuk bermain, tapi untuk membaca.
Ya, Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur datang berkunjung, membawa aroma kertas dan cerita dari berbagai penjuru dunia.

Dari buku fiksi yang menggugah imajinasi, pengetahuan umum yang memperluas pandangan, hingga bacaan motivasi yang menyalakan semangat — semuanya tersedia di mobil literasi yang bersahaja namun penuh makna.
Anak-anak membaca di bawah pohon, di tangga, di pinggir lapangan. Tak ada kursi empuk, tapi ada rasa ingin tahu yang begitu hidup.

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan.
Ia adalah bentuk nyata upaya mendekatkan akses baca kepada generasi muda, menjadikan membaca bukan kewajiban, melainkan kebahagiaan.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Bapak Nariono, staf dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur yang bertugas di bidang layanan perpustakaan keliling.
Beliau turut mendampingi siswa dan memberikan penjelasan mengenai pentingnya budaya membaca sejak dini.

“Kami ingin menghadirkan buku di tengah anak-anak agar membaca menjadi bagian dari keseharian mereka, bukan hal yang jauh dari kehidupan,”
ujar Bapak Nariono penuh semangat.

Selain layanan peminjaman buku, kegiatan juga diisi dengan edukasi literasi digital dan motivasi membaca yang disampaikan oleh tim pustakawan daerah.
Para siswa diajak memahami bahwa membaca bukan hanya soal menambah pengetahuan, tapi juga tentang membangun karakter, memperluas empati, dan menumbuhkan jiwa merdeka dalam berpikir.

Hari itu, sekolah menjadi saksi bahwa semangat literasi tak perlu ruang mewah.
Cukup satu mobil, beberapa rak buku, dan hati yang terbuka.
Karena dari satu halaman yang dibaca dengan sungguh-sungguh, dunia bisa berubah sedikit lebih baik.